Rabu, 27 Mei 2015

FINAL PROJECT CB3 - INTERPERSONAL DEVELOPMENT (PERT-2 PENYULUHAN KEBERSIHAN MAKANAN YANG DIJUAL OLEH PEDAGANG DI DAERAH KEMANGGISAN )

Pertemuan kedua adalah pada tanggal 7 April 2015 , saya pun datang kembali ke pedagang batagor ini dan melakukan penyuluhan kebersihan untuk kedua kalinya . Pertama saya datang , pedagang tersebut terlihat sibuk mengoreng batagor yang akan sekarang dijualnya , akhirnya pun berbincang-bincang dengan pedagang batagor tersebut sembari ia menggoreng dan tidak lupa saya kembali membawa minyak goreng untuk pedagang batagor yang saya pilih ini sembari mengingatkan kembali bahwa minyak goreng yang dipakai ini harus sering diganti-ganti karna saya masih melihat minyak goreng yang digunakan masih berwarna gelap atau mungkin masih digunakan berulang kali . Lalu pertemuan penyuluhan kali ini saya akan membahas air yang digunakan untuk membuat adonan , apakah air mentah ataukah air masak .
Disini saya membicarakan sekilas tentang penjualan saya pun langsung menanyakan apa inti dari pembicaraan tersebut ,  saya pun menanyakan apakah air yang dipakai untuk adonan itu adalah air masak atau mentah , dan begitupun dengan kuah batagor yang digunakan untuk penyedap batagor tersebut . Lalu pedagangnya pun menjelaskan bahwa jika kuah kacang itu air mentah tetapi dimasak dengan kacang yang sudah digiling dan alhasil kuah kacang itu pasti menggunakan air yang masak akrna harus dimasak  terlebih dahulu , tetapi  beda halnya dengan adonannya. Adonan batagor tersebut menggunakan air mentah dengan alasan adonan lebih banyak membutuhkan air dan harga air galon juga mahal , begitupun juga air yang dimasak sendiri , membutuhkan gas dll , memakan waktu yang lama dan mengeluarkan lebih banyak biaya untuk air masak .

Lalu saya pun menjelaskan efek-efek air mentah yang akan dirasakan oleh konsumen, memang efeknya tidak langsung , tetapi dalam jangka waktu yang lama tai sangat berisiko , konsumen yang selalu mengonsumsi air mentah akan merasakan sakit maag , apalagi air mentah tersebut berasal dari air PAM , lain halnya air mentah di penggunungan ataupun air air mentah dalam tanah atau air sumur tetapi alangkah baiknya air tersebut dimasak terlebih dahulu untuk mengurangi risiko membahayakan konsumen , pedagang tersebut pun mengakui bahwa ia tidak tahu dampak dari air mentah yang jika dikonsumsi terus-menerus , dan saya hanya memberikankan sedikit nasihat jika berdagang bukan lah semata-mata hanya melihat dari keuntungan penjualnya saja , hanya ini yang kami bahas dalam pertemuan kedua penyuluhan kebersihan pedagang dikarenakan sibuknya pedagang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar