Kegiatan yang kami pilih yakni adalah penyuluhan kebersihan pedagang karna menurut kelompok
kami masih rentan pedagang-pedagang yang kurang menjaga kebersihan jualannya.
Berawal dari survey yang tepatnya pada hari Selasa tepatnya pada tanggal 24
Maret 2015 kami mensepakati untuk mensurvey beberapa pedagang yang telah kami
pilih . Kami pun mendatangi satu-persatu pedagang yang kami pilih dan berawal
dari saya dan pedagang saya pilih . Saya menanyakan tentang nama pedagang, awal
penjualannya , tinggal dimana , apakah keseharian-hariannya hanya menjual
batagor , pertama kali berawal menjadi pedagang batagor dan lain-lain .
Akhirnya saya pun menjelaskan maksud kedatangan saya , untuk apa saya survey
pedagang , dan menanyakan apakah pedagang tersebut siap untuk kami lakukan
penyuluhan selama sebulan dan sekali dalam seminggu dan pastinya kami akan
selalu memantau kebersihan tersebut .Akhirnya disetujui oleh pedagang batagor
yang saya pilih ini dan saya akan memulai penyuluhan kebersihan ini minggu
depan .
Kegiatan yang kelompok kami lakukan 4 kali dengan setiap
kali tatap muka dengan pedagang sekitar 2 jam . Setelah survey kami langsung
menjanjikan dalam seminggu sekali kami akan datang melihat proses dan melakukan
penyuluhan kebersihan lagi dan disetujui oleh pedagang-pedagang yang kami pilih
.
Pada tanggal 31 Maret ada penyuluhan kami yang pertama,
saya membeli minyak beberapa liter untuk pedagang terserbut , inisiatif saya
memberi minyak itu merupakan salah satu simbol sosialiasi kepada pedagang batagor ini karna mengajari
beliau untuk selalu memakai minyak yang baru. Disini saya juga memberitahukan
bahwa dengan mengoreng batagor dengan minyak yang dipakai berulang-ulang
dampaknya sangatlah tidak bagus buat kesehatan , bisa menyebabkan penyakit
jantung . Disitu saya banyak menceritakan minyak-minyak jelantah yang sering
dipakai pedagang gorengan yang menyebabkan gorengannya sepi. Dan pedagang
batagor juga menjawab minyak jelantah yang dipakai kembali pasti di filter,
namun tetap saja walaupun cara filterisasi dilakukan minyak tersebut sudah
tidak ada protein dan bisa menyebabkan penyakit jika dipakai berulang-ulang
demi penghematan semata sedangkan bila minyak yang diganti terus-menerus juga
memberikan keuntungan positif terhadap penjual dan pembeli walaupun dalam
keuntungan biaya menggunakan minyak jelantah keuntungannya lebih banyak .
Pertemuan pertama hanya membahas tentang minyak yang dipakai untuk berjualan
karna penjual juga sibuk menggoreng makanan yang dijual dan juga karna
pelanggan yang membeli batagor.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar